Senin, 28 Maret 2011

#2 B.O.O.K

Kini BigBookBox hadir lebih lengkap di hadapan Anda. Melayani order dan pre-order buku dari berbagai penerbit mulai dari Mizan, ProUmedia, Bentang, dan lainnya.

Call me 085. 730. 851. 704

:. Get free 5%
:. Get free bookmarker

Salam

Luthfia

Senin, 21 Maret 2011

Sebuah Cerita dan Senyum Mereka

Siang hari. Akhir pekan minggu ketiga dari bulan Maret. Siang tak terik tak mendung pula. Sebelum beranjak bermesraan dengan tugas harianku. Pikiran melayang sejenak tentang kampung binaan. Tak lain tak bukan, di sanalah objek liputan minggu ini. Bersama temanku, Oppy, kami mulai dengan peralatan selayaknya reporter dan cameramen. Sedikit bercerita tentang kampung binaan, istilah ini berasal dari salah satu program kerja BEM FTI ITS. Tepatnya Kampung Binaan Tendaku. Tenda yang berarti sebuah rumah singgah sementara. Rumah perlindungan sesaat. Namun, memberikan pengalaman tak terlupakan selamanya. Memang program Kampung Binaan Tendaku hanya dilaksanakan beberapa kali tiap bulannya. Secercah harapan mulai terbit di antara orang seorang. Itulah yang saya tangkap sebelumnya dan hanya sesaat dari sedikit cerita teman saya.

Kamera, baterai, seragam polo shirt hitam kebanggan kami kenakan. Tak lupa mio biru milik Oppy senantiasa menemani. Kampung yang saya liput terletak tak jauh dari kampus. Jalan pun tak susah ditemui. Tak ada kendala. Sesaat kemudian, saya cepat-cepat meralat perkataan saya. Anggapan tak sesuai kenyataan. Jalan yang awalnya sudah terbiasa dalam peglihatan saya, kini buram berliku-liku. Panas menyengat. Matahari sedang senang-senangnya membagi kebahagiaan kepada kami. Sangat cerah dan sangat panas. Jalan sempit nan lurus memanjang. Fatamorgana membanjiri pandangan kami. Sedikit melempar fokus ke kanan kiri, tak ada rumah, toko, bahkan mnimarket yang masih kami temui di jalan sebelumnya. Gunung sampah, banjir sampah, dan truk sampah. Semua tentang sampah. Beruntunglah kami masih bisa menikmati semak-semak hijau dan sedikit angin segar menyentil hidung kami. Sentilan sebelum sempat membaui aroma sampah di perjalanan sebelumnya.

Pintu gerbang kampung tersenyum ke arah kami. Akhirnya kami sampai juga. Terbuat dari rangka bambu yang terlihat sederhana. Hanya dipaku , tanpa cat apapun. Cat hijau alami warna bambu tentunya. Tak ada sama sekali kesan mewah apalagi mahal. Sudah saya duga, di sinilah mata pencaharian mereka. Sampah bertebaran setiap kami melempar pandangan. Benang layang-layang mengiringi motor kami. Beberapa anak kecil menyambut kami dengan asing dan sedikit selidik. Rumah dibangun seadanya, tetap sampah menjadi hiasan utama di sini. Sedikit banyak ayam berkokok , berlari-lari kesana kemari tanpa takut tertabrakan dan ditabrak Apalagi malu dengan kami. Sedikit intermezo setelah bercapek-capek menemukan tempat yang kami kira tidak mungkin di seantero jalan Keputih. Namanya Keputih Tegal.

Terlihat rame sekali,banyak motor, mobil, dan tentunya mahasiswa berjaket merah. Dan itulah teman-teman kami semuanya. Kami datang terlambat tepat 40 menit. Namun belum terlambat untuk berpartisipasi kan? Tema pada Tendaku kali ini tentang aplikasi teknologi dan sosialisasi pentingnya pendidikan. Antusiasme mereka cukup kami respon baik. Dan itulah yang kami harapkan. Kamera mulai kami nyalakan. Sorotan kamera pertama diwarnai dengan senyuman riang anak-anak kecil. Menggerombol, tertawa, takut, malu-malu saat saya mulai mendekati mereka. Tanpa sengaja, ada anak kecil yang sengaja mencegat saya tiba-tiba. Dengan sedikit heran langsung pertanyaan saya lontarkan
"Iya adek, ada apa?"
"kakak bawa permen gak ?"
"Yah enggak adek"
"Yah..yaudalah", nyelonong pergi begitu saja.
Sempat menahan tawa karena wajah lucu dari seorang laki-laki kecil itu. Ekspresi sangat natural. Selang beberapa menit kedepan,
"kak kakak. gak jadi deh aku udah dapet eskrim kok", sambil menjilati eskrim dan menunjukkan eskrim yang cair belepotan di mulutnya.
aku , "?????"
menahan tawa lagi sedetik kemudian tertawa dalam hati. "haduh anak ini lucu banget sih(so weird :P)", hehehe.

Minggu tersebut terlihat beda dengan hari minggu yang lainnya. Cerita terus berlanjut hingga salah satu objek menjadai bahan hunting hari itu. Tertulis " Maaf dilarang buang air besar di sini". De javu semenit. Tulisan tersebut hampir setiap kali saya temui di manapun. Eitss tapi di amnapun except toliet, karena tanpa ditulis pun nurani dan nafsu kita tidak akan mengindahkan tulisan itu. Alasannya yang pasti saya dan Anda pasti tahu. Namun, tulisan tersebut terpampang di toilet yang seyogyanya tempat itulah yang kita tuju untuk membuat 'ke-absurd-an' kita. dengan berani dan mental hero, saya pun masuk ke toilet tersebut. Ke dalam dan lebih dalam. Hingga saya menemukan sesuatu yang menjadi alasan utama mengapa tulisan tersebut ada. Sumur tua, IPTL yang entah masih berguna atau tidak, danau buatan yang tidak sejernih kita harpkan, dua perahu yang dibuat seadanya dan dihiasai dengan bendera-bendera kain bekas menjadi pemandangan dan terlihat melengkapi toilet dan alasan saya.
"Pik(red. Oppy), u wanna know?", sambil ngeledek
"Aku menemukan sesuatu yang menjadi alasan mengapa toilet ini ditutup?"
"Apa fi(red.saya), jangan-jangan itu ya??e**k yaaa?
Belum menjawab, dengan seketika saya memberanikan diri memberikan solusi dan menikmati tanpa sia-sia tempat itu. :P
"Ayooo fotoin aku dong"
Seketika Oppy switch ke camera, dan Cheerrrrrrrrrs!!!
"Opps , fi ternyata gak bisa handycamnya, gimana dong"
--------(closing)---------
Handycam-nya sudah memberikan alert untuk tidak mengambil gambar tersebut. Hahhahahahaha. Handycam aja tau mana gambar yang normal atau tidak. :p (sebelumnya pose menutup hidung di dekat wc yang ada e**k ya dan diliatin orang sekitar)

Cerita tak berhenti di sini, masih dilanjutkan dan terus berlanjut. Jalan-jalan saya akhiri sejenak. menikmati pandangan yang tentunya asing bagi saya dan Oppy. Oya, sempat lupa mahasiswa ITS yang tergabung dalam BEM FTI juga memberikan pengarahan dan pengenalan akan pentingnya teknologi dan inovasi. Kamera mulai berfokus pada Inovasi jahe instan dan teknologi penjerhihan air kotor. Kamera sedikit bergoyang karena desakan dari masyarakat setempat mengerumuni Wedang Jahe Instan. Sedikit goyang dan akhirnya mati. Terlihat Oppy mematikan kamera sejenak, menghela napas, dan berkata "istirahat dan neduh dulu yuk ".


--Bersambung dulu ya :) --

Jumat, 18 Maret 2011

Chicpreneurship & Feminisme


Sekitar 2 tahun yang lalu, masih terdengar asing di telinga bahkan untuk mengeja kata Entreperenurship membutuhkan usaha yang sangat super. Namun saat ini saya membenarkan sekaligus mencari siapa saja yang tidak mengenal kata tersebut. Tidak ada. Kata ini seperti membius bumi Indonesia, sporadis menyerang dan membabi buta paradigma manusia zaman 2011. Pahlawan entrepreneurship? Entrepreneurship yang tak lain adalah kewirausahaan menjadi trending topic sekarang terlebih dari kalangan akademisi pendidikan dan wirausaha Indonesia. Kenyataan tersebutlah yang dapat saya tangkap hingga saat ini. Selebihnya hanya wacana yang tidak perlu saya sebutkan di sini. Kewirausahaan berasal dari kata 'wira' dan 'usaha' yang artinya pahlawan gagah berani senantisa berbuat sesuatu bagi kehidupan, masyarakat, agama, dan bangsanya.

Sedikit mengadaptasi istilah di atas, chicpreneurship merupakan sebuah istilah kewirausahaan yang didominasi oleh kaum muda perempuan. Istilah ini muncul dari imajinasi dan daya khayal saja. No out of topic. Saya mengambil tema di atas karena momen yang pas dan 41 hari berdekatan dengan Hari Kartini pada tanggal 21 April. Saya hanya ingin mengangkat feminisme Indonesia dalam perspektif berbeda. Feminisme dalam kacamata saya berupa suatu keterbukaan dan pandangan kaum wanita dalam menyuarakan aspirasi mereka. Serupa namun tak sama. Kaum perempuan ingin terlibat aktif dalam organisasi dan diakui oleh publik akan keberadaannya. Saya tidak ingin berbicara mensejajarkan dengan kaum Adam. Emansipasi bukan berarti sama persis dengan kaum adam. Berbicara tentang apapun, antara kaum perempuan dan lelaki tidak akan bisa disamakan. Saya adalah penganut feminisme 'ala saya'. Feminisme yang bebas, bertanggung jawab, dan tetap pada kodratnya.

Chicpreneurship? Unik, lucu dan menggemaskan. Itulah kesan pertama saat terselip ide di sela-sela serabut saraf saya. Ide ini lahir setelah saya 100% menyelesaikan Bussines Plan untuk sebuah kompetisi. Kaum muda perempuan sudah saatnya berkreasi di bidangnya menjadi embrio wirausaha wanita di Indonesia. Kewirausahaan bagi saya tidak hanya sekedar mendirikan suatu usaha dan menjalankannya. Namun lebih dari itu. Kewirausahaan adalah suatu proses. Kedewasaan dan sifat merupakan cikal bakalnya. Metamorfosa kehidupan berlebur, hati dan nurani bermain opera. Kejujuran dan tanggung jawab lawan mainnya. Terpenting namun bukan terutama adalah kreativitas. Kreativitas adalah figuran yang diutamakan dalam opera ini. Opera entrepreneurship, antagonis, protagonis, sudah makanan sehari-hari. Mungkin titik berat pada opini saya adalah inisialisasi diri sebelum menjelma menjadi chicpreneurship. Sebagian dari kaum muda perempuan Indonesia dan sebagian besar dari diri saya akan membenarkan bahwa entrepreneurship akan "membunuh" kita secara cepat. Waktu tersita dan kesenangan terbagi. Namun jangan salah dan jangan membenarkan juga, sebagian besar dari diri saya telah merasakan betapa besarnya dentuman motivasi serta pengalaman hidup akan kewirausahaan. Membunuh secara cepat namun menghidupkan secara tak kalah cepat pula. Wahai kaum muda perempuan Indonesia, Kartini pejuang bangsa, bangkit dan jadilah pahlawan masa kini dengan genderang ide kreatifmu!!!! Sekarang atau tidak sama sekali. Itulah prinsip feminisme masa kini bagi saya. Jam, menit, dan sekian detik dari tulisan yang saya tuangkan di blog ini.


Opini seorang Kartini muda Indonesia.
Untuk saya, feminisme 'ala saya', dan Indonesia


Salam Sukses

Luthfia



Kado Arang Teman Tua

Motivasi sedang berapi-apinya keluar dari tungku perapian, siap keluar dan mengebom menggertakkan dunia. Mimpi siap dirajut menjadi sebuah jubah imajinasi. Dan sore ini, dipenuhi segudang "kesalahan" yang tidak sengaja terbagi dan dibagi dengan teman saya.

Saya menyebut dia sebagai teman"tua". Tua tidak berarti renta dan rapuh akan kehidupan. Tua karena sudah banyak memakan waktu akan kesalahan-kesalahan yang telah dibuatnya. Lelah? Jatuh? Tidak sama sekali. Tidak sengaja saya menyelipkan niat memanggil dia karena keperluan hal. Percakapan mengalir begitu saja tiada henti. Ngalor ngidul. Sejenak berhenti pada sekian kata "kesalahan". Teman tua ternyata membagi semua yang pernah dia alami hingga menjadi seperti sekarang ini. Satu keinginan yang diceritakan dan mungkin sangat didambakan adalah menjadi seorang motivator. Motivator bukan publik figur bukan pula bidikan kamera wartawan yang siap nampang di koran pagi ataupun newsfeed hari ini. Tenggorokan mulai tertohok dengan pertanyaan yang sedikit menyentil yang intinya adalah siapa sebenarnya seorang motivator itu. Teman tua mulai membuka jawaban yang tidak terduga olehku. Motivator menurut sudut pandang dia adalah orang yang banyak melakukan kesalahan. Bukan menggurui apalagi mendewai. Dia hanya ingin menjadi seorang pengemis ilmu yang berniat super baik menghadiahi setumpuk kotak kesalahan kepada kita.

Tak cukup bila hanya itu, dia bercerita dan saya pun mendengar dengan senang hati. Tak munafik, jika percakapan ini bertema simbiosis mutualisme. Saya pun tak enggan bahkan lebih tepatnya malu karena kesalahan yang saya bagi masih terlalu dini untuk bisa diucapkan. Kesalahan membenarkan kehidupan seorang manusia menjadi lebih baik. Itulah seorang motivator. Jatuh pada lubang yang sama. Bukan! Itu bukan motivator!! Dia berteriak mengatakan tidak bagi seorang pecundang yang merelakan linang air mata sia-sia mereka. Menangis tanpa sesuatu yang berarti. Adegan ini cukup memberikan gambaran bahwa arang hitam kesalahan dapat menjadi emas pelajaran, berlian pengalaman, hingga permata motivasi yang senantiasa menghiasi diri kita. Telinga kanan yang sedari tadi mendengar pun tak lelah untuk menahan dan telinga kiri tak membiarkannya berlalu begitu saja.

Jam handphone saya menunjukkan angka 5 sore. Langit mendung siap membungkus hadiah kesalahan dari teman tua, Say good bye teman tua. Saya pun menarik kesimpulan bahwa setiap dari kita adalah motivator. Setiap dari kita adalah emas. Mungkin terlalu lama terbuai hingga tungku perapian penuh dengan arang namun pemantik tak sedikit pula kita goreskan. Biarlah arang berlalu hingga goresan emas itu datang. Sekali lagi saya juga berpikir hal yang sama dengan teman tua. Tidak menggurui namun hanya berbagi kado kesalahan kepada Anda. Tidak ada kata mungkin dalam hidup ini. Yang ada adalah SANGAT MUNGKIN.


Salam Sukses

Rabu, 16 Maret 2011

Blog-walkin?

Mungkin inilah yang menjadi sifat dasar manusia. Rasa itu sekarang hinggap pada pundak saya dan mungkin akan menjangkiti anda , 1 sekon dua sekon, saya tak tahu pastinya. Saya yang telah lama menceburkan diri pada indahnya Facebook sekarang saya berpindah pada tempat yang dulu sudah pernah saya tanami. Saya tanami, kemarau-nya semangat menunda panen tiba. Saya tanami lagi namun ternyata cuaca tak bersahabat.Blog. Setahun lebih saya meninggalkan tempat ini, tempat yang sangat didamba menjadi lahan mimpi, air terjun semangat, dan semilirnya angin bagi peselancar imajinasi. Bosan lagi. Sekarang saya lagi kegandrungan dengan sahabat saya yang satu ini. Entah ingin rasanya membuktikan sesuatu, namun saya pun tak tahu itu apa. Saya kangen pada tulisan saya. Di facebook saya hanya mengungkapkan cuap-cuap yang sepertinya hanya omong kosong, meskipun tak seratus persen itu benar. saya hanya ingin menumpahkan sedikit dari otak saya dan mungkin akan mengembalikannya lagi. Saya mulai hidup lagi. Hore !!!!
Kuawali dengan update tulisan yang mungkin agak sedikit berguna bagi saya untuk melepaskan kerinduan atau sekedar hanya ingin nyepam di blog. Tulisan pertama pada tahun 2011 berbahasa Inggris. Bukan berarti aya tidak suka bahasa Indonesia lho atau kebarat-baratan. Saya hanya mengasah sekian koma persen dari kemampuan linguistik yang sudah tertanam sejak saya di kandungan. Saya mulai melakukan manuver besar-besaran mulai update blog, hingga menulis comment yang mungkin ingin menunjukkan bahwa saya sudah bangun dari mati suri. tidak hanya itu, sekarang saya sudah mulai berani keluar dari "istana" dan ber-blogwalking ke dunia luar. Shopping blog pun tidak terhindarkan lagi, banyak bloglist yang ingin ditampilkan dan dipajang di jendela istana saya. Sekali lagi saya juga ingin membuktikan bahwa saya penikmat dunia blog tapi juga pemberi apresiasi terhadap hasil karya masyarakat blog. Betapa senangya hanya memunculkan ego sesaat menghilangkan ke-bosan-an namun malah berlanjut hingga sekarang. Follower mulai mengikuti. Entah ikhlas atau tidak, namun sudah cukup menang melihat ada banyak yang mengintip istana saya. Sekadar tahu, saya punya banyak akun jejaring sosial dari facebook, twitter, plurk, koprol, hingga blog ini. Saya ingin membuktikan pula bahwa email saya laris dan inbox saya juga penuh. Namun, ternyata bukan itu yang saya cari. Dan akhir tulisan ini membuktikan bahwa saya sedang bosan dan hanya ingin bercuap-cuap dengan tulisan panjang saja. Hati-hati dengan virus yang satu ini!! jangan sampai anda terkena BOSAN. Karena anda akan sangat bosan sekali dengan bosan ini. Semoga anda tidak bosan membaca kebosanan ini.

Senin, 14 Maret 2011

#1 B.O.O.K

Hai teman-teman, apakah kamu seorang mahasiswa? atau seorang yang masih akan menjadi mahasiswa? Buku "Campus Undercover, Kuliah apa Kuli Yah?" akan sangat membuka pikiran dan cakrawala teman-teman akan kehidupan kampus.

Dapatkan buku ini di BigBookBox hanya dengan harga Rp 36.000
saja lho :D




cp : luthfi - 085 730 851 704

free ongkir Surabaya :)







Kamis, 10 Maret 2011

Haii girls , Opening Now !!! SCTV Goes To Campus

SCTV akan membagi ilmu terkait konsep jurnalistik partisipatif kepada para mahasiswa dan kalangan akademis melalui format mini workshop. Dalam mini workshop ini, para peserta akan memperoleh ilmu praktis dari tim Divisi Pemberitaan SCTV, Liputan 6 dan Uputan6.com tentang konsep hingga cara untuk ikut serta menjadi pemasok berita dengan perangkat teknologi yang banyak dimiliki oleh masyarakat seperti handphone.

melalui kegiatan SCTV Goes to Campus juga akan diadakan lomba presenter dan rekrutmen dengan pola CV drop. Nantinya, dari semua CV yang masuk di hari pertama (9 Maret), jika ada yang memiliki kualifikasi bagus, akan di wawancara pd hari berikutnya (10 maret).


Mini Workshop "CITIZEN JOURNALISM"

1. Syrat Peserta: daftarkan diri n menyerahkan CV (untuk Recruitmentnya, nanti CV akan di sleksi)

2. Lomba Presenter

*Syrat Peserta:
a. Minimal usia 16th. (Utk UMUM,SMA,MAHASISWA/i,etc)
b. Mengisi formulir dipanitia.
c. Membawa foto ukuran postcard (full body/close up)
d. Membawa 2 materi (program berita dan program hiburan SCTV)



Lets Join it fella... :D

Lomba Presenter siapkan 2 materi (program berita dan program hiburan SCTV).
* Syarat program berita :
a. Stand up / live report
b. Tema bebas
c. Tidak membaca
d. Durasi 1-2 menit

* Syarat program hiburan :
a. Opening host program hiburan SCTV (music, reality show, infotainment, variety)
b. Tidak membaca
c. Expresif / entertaining
d. Durasi 1-2 menit


FOR next info to be continued... becoz in my campus, closed place is Unair, but for moreover info, u can text to numb 085 730 851 704.

taken from http://www.kaskus.us/showthread.php?t=7305355

Qualified Movies

Hi fellas, nice to meet you again. Yesterday, I just check out my movie in my laptop, and found this film 3 Idiot. You all exactly had watched this, isn't nice?isn't inspiring? The answer is : Yeahhhhh !!! First, I ignore many kinds of movies from country of Abisekh Bachan. But now, it will recommeneded for you and also me, many movies can called qualified movie. Furthermore, there is Taree Zameen Par that tell us about every child is special :). This is produced and directed by Aamir Khan. Wow, great!!! he produces good movie that I like it very much. Before, he ever played in 3 Idiot, the films also give to me about morality, science,and also fellowship :)
Oya, I havent told u yet about the child that be little artis and the focused actor too, he is Darsheel Safary, he also plays in newest movie that tell about childhood. Can Indonesia's film production produce film like that?? Absolutely yes, our movies is solely just have genre that I call not horor but more leads into somethings " ". (U know lahh..), Indonesia have Laskar Pelangi, and many film produced by Alenia, Garuda di Dadaku,etc or if we all was still little, our favorite movie is Petualangan Sherina :).
And now, have launched this film, Rumah Tanpa Jendela taken from famous writer Asma Nadia, and it is one of work by Aditya Gumay. :)
Recommended for us all

The movie is musical drama, dont be weird about the artist play here but I only suggest u focused on this story and message we get.I like very much the little artist, he is very nice and so funny, and also this beautiful kids.

Happy Watchin :)

Salam

Humaira Luthfi

Rabu, 09 Maret 2011

Well, thanks been awarded!!

This day, I check my friend Musasyiha's blog and I am so shocked becoz my name is awarded into his top friends. Ayeee !!!!! (yippy). For the first time, I thank to you becoz this is my first tribute in my friend's blog. Haha..its amazing becoz I am still amateur blogger. Actually, I also wanna publish awards for my friend that always update their blogs. Here is
1. Nadia Aulia Arifin
2. Musa Syihab

For the second, I give it back to you...so you also give it back to me.. -_-
Their writing is also inspiring me to write down on this blog continously.
Thanks all my friend !!! :)

I Guess My Dream is . .

Hi luthfi, watz ur dream?? I am not child again thats not such the very long long time ago when I was still kindergaten. I have been 19th (still) and wanna be good adult (although it can'nt be called that). I have racked brain into big and complex problem (and expected). I still imagine until now what happy moment as we still child, we just played others, we just cry, and we just being cranky if our needs/ wants didn't fulfill by our parent. We just watched old film, and we just got its flashback and we can twist into present circumstances, and its easily to hold on and presss the remote. Helloooooo, but its real, its reality not parodi. Maybe, my dream is too general, and now I will ensure my dreamz so they are all can follow me and so do they :) (hope) . For the short phase, I will breakdown it into some pieces..
1. I become writer , mostly in local place , I call it in campus, or our blog :D
2. I become dezigner, many sense of it, and respectly, I will design by my own for the smallest, I will design my blog, my book, my card, or my my my .. . and I write down as watermark "by humaira". I like the name very much. :*
3. I become progammer, maybe anyone that read my blog interested to ask me for doin project, and my effort : I must call the names that almostly and usually do that, I expect for joining because naturally Im not progammer but mostly I have to capable at this subject.
4. I become analyizt, it can take in everywhere, maybe I use it in finance subject, or management lecture, and also progamming.
5. I become a career woman from now, mybe the effort isn't still intangible becoz the academic is disturbed becoz of that. I am interested in craft and etc. But now,, I make business concerned book, u could call this phone 085 730 851 704 , it stood by our great team. For my friends or follower :) if u need some books u could call the number. Check this in facebook at BigBookBox. Thanks for our faithfully customer.
6. I become a creative woman , maybe I take this more and more becoz I must take some course focused in handcraft, flanel, clay, others. I wanna join it, but I dont know wat the place is in Surabaya. Let me know if u know, and ensure that this is cheap and appropriate for scholar pocket. hehehe . arigatou gozaimasu
7. I become linguist , specially in English and Jepang. But now, i will look deeper for my English, sorry for inconvinience because u read rude English so much ..hehe, please assist me fellas !!
8. I become leader, specially for my self, and maybe for my organization HMSI, EUREKA TV, or WET. amiin


I think I can do it for next four years, Aminn. I will report and write it down later for my success in this blog. Wait for me for four years again and u can try it by ur self, write down ur idea+dream, ur effort, and ur indicator if its successfull.


Salam

Luthfiya Ulinnuha a.K.a Humaira Luthfi


Sabtu, 05 Maret 2011

Now, till tomorrow!!!

Now, im just still in my computer, just hard work by my brain that the longer I want to freeze my own into refrigerator. XP.
I still at 6th floor ITS library, its so weird??? What I still did for until this night?? yeah...I make script for tomorrow. I forget it. Lets introduce my job now exclude being scholar, im scripwriter(hope), editor(hope), talent (its my job...hahaha, this is my normal view :P), but not being cameraman because of Im unstable for handling things that overweight up to me ...hehe exactly becoz I am so slim. Lets get the point!! Why Im in progamming major can dream and job as like I mention above. I follow Eureka TV, its online TV and u all can watch it by streaming , juzt check this site out, tv.its.ac.id.

This is exactly TV for ITS community and non-ITS, but this specially introduce what events and activities being summoned in ITS to others. And now , im preparing for taking picture for collaboration Eureka Tv and TVRI Surabaya. The title is Campus Online, u can watch every monday at 12.30 WIB, hope u all like it!! But at this time, I didn,t become presenter, I worked at behind the scenes. I call it teleprompter and VP because first one made in studio. The presenter is Ms. Frischa , look her, she is most beautiful, yeah AKA she is a model, so who I am? hiks...Im desperated :P, the second presenter is Mr. Halim, he is my friend , studied until now at industrial engineering, his voice is being reverb but its so cool and looks like a gentleman. Wow !! I wanna like them almostly.

Ok, this time is so long I leave my job, watch our jobs ( me and all crew) at TVRI and dont miss it! :)

Salam

Humaira Luthfi.

Humaira Copyright © 2009
Scrapbook Mania theme designed by Simply WP and Free Bingo
Converted by Ipietoon Template